Nama Phil Foden sempat di anggap sebagai masa depan lini serang Timnas Inggris. Namun situasi berubah drastis menjelang Piala Dunia 2026. Penampilan yang tidak konsisten bersama Manchester City dan Timnas Inggris membuat posisinya mulai di pertanyakan.
Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, bahkan menilai wajar jika Foden tidak masuk skuad Inggris untuk turnamen terbesar dunia tersebut. Komentar itu muncul setelah performa sang gelandang di anggap gagal memenuhi ekspektasi dalam beberapa pertandingan terakhir.
Di sisi lain, pelatih Inggris Thomas Tuchel juga mulai memberi sinyal bahwa tidak ada tempat aman bagi pemain yang tampil di bawah standar. Kondisi ini membuat masa depan Foden bersama The Three Lions menjadi sorotan besar.
Performa Phil Foden Jadi Sorotan
Phil Foden Piala Dunia 2026 sebenarnya datang dengan reputasi luar biasa. Ia pernah menjadi pemain terbaik Premier League dan tampil penting dalam kesuksesan Manchester City beberapa musim terakhir.
Namun musim 2025/2026 berjalan tidak sesuai harapan. Foden kesulitan menemukan performa terbaiknya. Ia juga tidak lagi menjadi pilihan utama secara reguler di bawah Pep Guardiola.
Selain itu, kontribusinya bersama Timnas Inggris di nilai belum maksimal. Dalam beberapa laga uji coba terakhir, Foden gagal memberi dampak signifikan di lini serang.
Thomas Tuchel bahkan secara terbuka mengakui bahwa pemain berusia 25 tahun itu masih kesulitan menunjukkan kualitas terbaik di lapangan.
Situasi tersebut membuat persaingan di skuad Inggris semakin berat bagi Foden.
Carragher Nilai Situasi Ini Wajar
Jamie Carragher menjadi salah satu sosok yang cukup vokal membahas kondisi Phil Foden. Menurutnya, keputusan untuk tidak membawa Foden ke Piala Dunia 2026 bukan hal mengejutkan.
Carragher menilai sepak bola internasional menuntut konsistensi tinggi. Nama besar saja tidak cukup untuk menjamin tempat di skuad utama.
Ia juga menyoroti ketatnya persaingan di lini tengah dan depan Timnas Inggris saat ini. Inggris memiliki banyak pemain muda yang tampil lebih stabil sepanjang musim.
Beberapa nama seperti Jude Bellingham, Cole Palmer, hingga Bukayo Saka di nilai tampil lebih menonjol di banding Foden dalam setahun terakhir.
Karena itu, Carragher menganggap keputusan Tuchel nantinya akan berbasis performa, bukan reputasi.
Thomas Tuchel Kirim Sinyal Tegas
Pelatih Inggris Thomas Tuchel tampaknya ingin membangun tim dengan standar tinggi. Ia tidak segan mencoret pemain besar bila performanya menurun.
Dalam beberapa kesempatan, Tuchel menyebut bahwa semua pemain harus menunjukkan dampak nyata di lapangan. Tidak ada jaminan tempat hanya karena status bintang.
Komentar tersebut di anggap sebagai peringatan serius bagi Phil Foden. Apalagi Inggris sedang memasuki era baru dengan banyak talenta muda yang terus berkembang.
Tuchel juga di ketahui lebih menyukai pemain yang agresif, cepat beradaptasi, dan mampu bekerja keras tanpa bola. Sementara itu, performa Foden belakangan justru terlihat inkonsisten.
Beberapa media Inggris bahkan melaporkan bahwa Foden berpotensi benar-benar di coret dari skuad final Piala Dunia 2026.
Persaingan di Timnas Inggris Semakin Ketat

Salah satu alasan utama Phil Foden terancam tersingkir adalah kedalaman skuad Inggris yang luar biasa.
Saat ini, Inggris memiliki banyak opsi di sektor menyerang dan gelandang kreatif. Beberapa pemain bahkan tampil lebih konsisten sepanjang musim.
Pemain yang Jadi Saingan Foden
- Jude Bellingham
- Cole Palmer
- Bukayo Saka
- Morgan Rogers
- Jack Grealish
- Anthony Gordon
- James Maddison
Kondisi ini membuat Tuchel memiliki banyak pilihan untuk menyusun tim terbaik.
Selain kualitas individu, para pemain tersebut juga di nilai lebih cocok dengan skema permainan cepat yang di terapkan Tuchel.
Foden Dinilai Belum Maksimal di Turnamen Besar
Kritik terhadap Phil Foden sebenarnya bukan hal baru. Dalam beberapa turnamen besar sebelumnya, ia juga di nilai belum mampu tampil dominan bersama Inggris.
Saat Euro 2024 misalnya, Foden gagal memberikan kontribusi maksimal meski datang dengan status pemain terbaik Premier League.
Banyak pengamat menilai Foden masih kesulitan menemukan posisi ideal di Timnas Inggris. Ia kerap berpindah peran dan tidak tampil sebebas saat bermain di Manchester City.
Selain itu, tekanan tinggi di level internasional juga di anggap memengaruhi performanya.
Situasi tersebut membuat banyak pihak mulai mempertanyakan apakah Foden benar-benar cocok menjadi pusat permainan Inggris di turnamen besar.
Manchester City Juga Berpengaruh
Minimnya menit bermain di Manchester City turut memengaruhi kondisi Phil Foden.
Musim ini, Pep Guardiola lebih sering melakukan rotasi besar. Beberapa pemain muda baru juga mulai mendapat kesempatan lebih banyak.
Akibatnya, ritme permainan Foden menjadi terganggu. Ia tidak lagi tampil rutin seperti musim-musim sebelumnya.
Ketika pemain kehilangan konsistensi di level klub, dampaknya biasanya langsung terasa di level internasional.
Thomas Tuchel pun di sebut sangat memperhatikan performa pemain bersama klub sebelum menentukan skuad utama.
Peluang Foden Masih Terbuka
Meski situasinya sulit, peluang Phil Foden sebenarnya belum sepenuhnya tertutup.
Piala Dunia 2026 masih menyisakan waktu bagi sang pemain untuk bangkit. Jika mampu kembali tampil konsisten bersama Manchester City, peluang di panggil tetap terbuka.
Foden juga masih memiliki kualitas teknik yang sangat baik. Kreativitas dan kemampuan menggiring bolanya tetap menjadi aset penting.
Namun ia harus segera menemukan kembali performa terbaiknya.
Jika tidak, Inggris kemungkinan akan lebih memilih pemain yang sedang berada dalam kondisi puncak.
Inggris Ingin Akhiri Penantian Gelar
Thomas Tuchel datang dengan target besar, yakni membawa Inggris meraih trofi internasional.
Inggris sudah sangat lama gagal memenangkan turnamen besar sejak Piala Dunia 1966. Karena itu, Tuchel ingin membangun tim paling kompetitif.
Keputusan mencoret pemain populer tentu akan menimbulkan kontroversi. Namun Tuchel tampaknya lebih fokus pada kebutuhan tim di banding tekanan publik.
Strategi tersebut membuat semua pemain harus bekerja ekstra keras, termasuk Phil Foden.
Kesimpulan
Masa depan Phil Foden di Timnas Inggris kini benar-benar berada di persimpangan jalan. Performa yang menurun membuat posisinya di skuad Piala Dunia 2026 mulai terancam.
Jamie Carragher menilai kemungkinan Foden di coret merupakan hal yang wajar. Sementara itu, Thomas Tuchel juga memberi sinyal bahwa tidak ada tempat aman bagi pemain yang gagal tampil konsisten.
Meski begitu, perjalanan masih panjang. Foden tetap memiliki kesempatan untuk bangkit dan membuktikan kualitasnya sebelum Piala Dunia di mulai.
Jika mampu kembali ke performa terbaik, bukan tidak mungkin ia kembali menjadi bagian penting Timnas Inggris.
Bagi pecinta sepak bola, menarik menantikan apakah Phil Foden mampu membalikkan keadaan atau justru benar-benar kehilangan tempat di skuad Inggris.
FAQ:
Apakah Phil Foden di coret dari Timnas Inggris?
Belum resmi, tetapi peluang Phil Foden untuk masuk skuad Piala Dunia 2026 di sebut semakin kecil.
Mengapa Phil Foden terancam gagal tampil di Piala Dunia 2026?
Performa yang tidak konsisten bersama Manchester City dan Timnas Inggris menjadi alasan utama.
Apa komentar Jamie Carragher soal Phil Foden?
Carragher menilai wajar jika Foden tidak di bawa ke Piala Dunia 2026 karena performanya menurun.
Siapa pelatih Timnas Inggris saat ini?
Timnas Inggris saat ini di latih oleh Thomas Tuchel.
Apakah Phil Foden masih punya peluang masuk skuad Inggris?
Masih ada peluang jika ia mampu kembali tampil konsisten sebelum Piala Dunia di mulai.